menu melayang

Selasa, 19 April 2022

Pengakuan Burhan Pasien Perpanjang Alat Vital di Cucu Mak Erot: Saya Sempat Gagal Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Pengakuan Burhan Pasien Perpanjang Alat Vital di Cucu Mak Erot: Saya Sempat Gagal

 


Burhan, bukan nama sebenarnya, memberi pengakuan memakai jasa perpanjangan alat vital di cucu Mak Erot, Aa Herman.
Burhan mengaku sempat gagal menjalani terapi lantaran melanggar pantangan.
Ia pun harus dua kali melakukan terapi.
Burhan memiliki riwayat penyakit prostat yang mengakibatkan alat kelaminnya "susah berdiri".
"Pertama untuk membahagiakan istri. Dulu saya pernah sakit prostat, kencing ngga lancar sekitar satu tahun lebih.
Kekuatannya, kerasnya itu menurun. Akhirnya saya berobat ke Aa Herman," ujarnya dikutip dalam acara Talkpod yang disiarkan di akun youtube Malam Malam Net, Minggu (7/11/2021).
Burhan dua kali menjalani terapi lantaran melanggar pantangan untuk tidak berhubungan intim selama tiga hari tiga malam.
Dirinya tidak memberi tahu sang istri sedang menjalani terapi.
"Yang pertama datang ke Aa Herman ngga ngasih tahu istri.
Iklan untuk Anda: Gadis tertidur dengan ular pitonnya dan terbangun karena curiga
Kan ada pantangan tiga hari tiga malam tidak boleh berhubungan.
Pas berobat istri minta. Saya kembali lagi," ujarnya.
Selain pantangan tersebut, Burhan juga menjalankan pantangan makanan seperti tidak boleh makan terong ungu.
Burhan mengatakan dirinya meminta memperpanjang hingga 17 cm.
"Hasilnya terlihat sampai 31 hari," ujarnya.
Sementara itu, Herman mengatakan jika melanggar pantangan maka pengobatan dianggap gagal.
"Pantangannya ngga boleh makan pisang emas, terong panjang ungu, dan sereh. Sereh kecuali sudah matang semua ngga apa-apa.
Untuk ukuran maksimal 21 centimeter," ujarnya.
Ikuti Ramuan Emak
Bagi seorang pria dewasa yang telah berkeluarga keperkasaan merupakan sebuah kunci membina rumah tangga yang harmonis.
Namun, jangan salah banyak pria dari berbagai latar belakang yang mengalami permasalahan keperkasaan sehingga menurunkan kepercayaan.
Jangan khawatir, sebab hadir solusi yang telah teruji turun temurun, yakni pengobatan alat vital pria dan wanita yang terbukti ahli, yaitu Aa Herman.
Aa Herman merupakan cucu dari H. Abad yang merupakan anak ketiga Mak Erot yang beralamat di Kampung Cigadog (patokan Majelis Aa Herman) Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Awal mula pengobatan mulai terkenal luas sekitar awal tahun 2002, alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan dengan normal, masih menggunakan tradisi pengobatan dari Mak Erot, mengenai pengobatan ini ya intinya jangan sampai merubah ramuan yang sudah dianjurkan oleh emak, jangan sampai ramuan yang sudah dikasih diganti ramuan yang lain," kata Aa Herman di rumahnya dikutip dari tribunjabar.com, Senin (18/10/2021).
Diketahui, ramuan yang dipakai merupakan ramuan tradisional turun temurun sesuai wasiat Mak Erot.
"Ramuan yang sudah ada lemeng, itu kan alami gak harus pakai obat apapun, hasilnya pun nanti akan permanen, mulai membuka pengobatan ini saya mulai dari tahun 2018, itu langsung dari Emak, bahan masih tradisional seperti akar-akaran tumbuhan alami, ramuan khas dari emak," jelasnya.
Untuk pria yang ingin merubah ukuran alat vital, ia mengatakan, ukuran maksimal bisa sampai 20 senti meter. "Untuk besaran ukuran, itu relatif maksimal sampai 13 cm dan 20 cm, selain pengobatan pembesaran alat vital, juga pengobatan yang lain ingin mempunyai keturunan, mandul, susuk, penglaris untuk usaha, jualan, kalau untuk harga relatif," ucapnya.

"Saya juga gak sampai mengeluarkan harga secara langsung karena harus diperiksa dulu kondisi alat vital pasiennya bagaiamana, itu kalau sudah diperiksa, obatnya sudah terlihat kisaran berapa," ujarnya.

Pengobatan alat vital Aa Herman cucu dari anak ketiga Mak Erot ini dijamin manjur dan bergaransi. Menurutnya, selama ini belum pernah ada pasien yang komplain.

"Ketika ada pasien yang kurang puas itu garansi 100 persen di jamin garansi, kalau memang hasil belum maksimal bisa datang langsung lagi, nanti diterapi lagi.

Untuk hasil kita bisa rasakan itu paling cepat itu 3 hari, paling lambat 27 hari, sampai saat ini alhamdulillah belum ada yang komplain hasil tidak mujarab. Kalau memang mau berobat sungguh-sungguh, ramuan atau obat yang disarankan itu harus di ambil semuanya, jadi gak bakalan mungkin ada kegagalan," terangnya.

Selain di Kampung Cigadog, Aa Herman juga membuka praktek pengobatan di Jalan raya Pasar Kembang Wonorejo 4 No Rumah 66 Surabaya Jawa timur.

Bagi anda yang mau berkonsultasi atau langsung berobat bisa menghubungi nomor 0813-5775-4557.

"Untuk yang konsultasi sudah ada nomor yang di sediakan silahkan hubungi langsung punya keluhan apapun silahkan, untuk konsultasi 24 jam gratis, bisa menghubungi WA ke nomor 0813 5775 4557 silahkan konsultasikan gratis," katanya.

Terdampak Pandemi

Dampak pandemi virus corona atau Covid-19 tidak hanya dirasakan oleh pedagang, petani, pengemudi ojek online, atau wiraswasta.

Pandemi Covid-19 ini ternyata juga dirasakan oleh legenda pengobatan alat vital pria Mak Erot.

Klinik pengobatan alat vital pria Mak Erot terletak di Kampung Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dampak pandemi virus corona diungkapkan oleh cucu Mak Erot, Kang Ujang alias Abah Dalem (36).

Ia mengatakan, banyak tamu yang batal datang.

Ini karena adanya anjuran pemerintah untuk tidak bepergian ke luar kota.

Terutama saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tamu dari dalam dan luar negeri banyak yang batal datang untuk melakukan pengobatan.

"Yang jelas konsumen banyak yang enggak jadi datang," ujar Abah Dalem kepada Tribunjabar.id melalui pesan singkat, Senin (12/10/2020).

Ia menambahkan, tamu dari dalam negeri yang banyak tidak jadi datang karena pandemi ini di antaranya tamu dari wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Sedangkan untuk tamu mancanegara didominasi dari negara tetangga, yakni Malaysia.

"Kebanyakan tamu dari Kalimantan, Sumatra, Malaysia yang enggak jadi datang.

Iya, mereka sebelumnya kontak saya ke nomor 0857-0211-1178 mau datang, tapi enggak jadi karena masih pandemi, mereka khawatir terpapar Covid-19 kalau bepergian keluar daerah," katanya.

Kisah Mak Erot yang Legendaris

 Nama Mak Erot mungkin sudah tak asing lagi, terutama bagi orang-orang dewasa yang tinggal di Jawa Barat.

Mak Erot dikenal sebagai sosok yang bisa mengobati penyakit dan membesarkan alat vital pria.

Berdasarkan penelusuran wartawan TribunJabar.id, Mak Erot ternyata adalah seorang nenek kelahiran sekitar tahun 1878 yang tinggal di Kampung Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kini, Mak Erot memang sudah tiada. Namun, masih ada keturunannya yang hafal betul bagaimana kisah nenek yang legendaris tersebut.

Ujang alias Abah Dalem (36), seorang cucuk Mak Erot, berkenan untuk bercerita awal mula neneknya membuka praktik pengobatan tradisional itu.

Siapa sangka, Mak Erot bisa membuka praktik pengobatan dan membesarkan pria berawal dari sebuah mimpi.

Saat itu, dia mendapatkan mimpi dari ibunya.

Pada awalnya, Mak Erot tak begitu mempedulikan mimpi tersebut.

Hingga akhirnya, ia menelusuri makna dari doa yang didapatkan melalui mimpi itu.

"Ada orang pintar yang mengatakan kepada Emak, kalau dari mimpinya itu Emak bisa mengembalikan yang mati menjadi hidup," kata Ujang kepada Tribunjabar.id di rumahnya, Jumat (13/3/2020).

Mendengar perkataan orang pintar itu, nenek dari Ujang sempat terheran-heran.

Suatu hari, ada seorang pria di kampungnya yang alat vitalnya tak sehat.

Mak Erot pun memberanikan diri melakukan pengobatan dari hasil tirakat yang didapatkan melalui mimpinya itu.

Sejak itulah, Mak Erot juga membuka praktik pengobatan.

Ia mulai membuka praktik sejak 1945 yang awalnya pasiennya adalah warga sekitar.

Singkat cerita, nama Mak Erot mulai tersohor.

Ujang mengatakan, kalau praktik pengobatannya sedang ramai-ramainya, pasien yang antre bisa ratusan orang.

"Ramainya itu sekitar tahun 2005, itu yang berobat banyak dari luar Sukabumi. Bahkan seluruh Indonesia pernah kesini," ujarnya.

Punya Tujuh Anak

Lebih lanjut Ujang mengatakan, Mak Erot memiliki tujuh anak, dua di antaranya perempuan.

Ujang mengaku, dia adalah keturunan ketiga.

Ternyata, tak semua cucu dari Mak Erot diwarisi keahlian mengobati permasalahan alat vital pria.

"Tidak semua keturunannya mendapatkan wasiat atau warisan ilmu pengobatan ini, saya juga tidak menyangka akan mendapatkan amanah ini," katanya.

Sebelum wartawan TribunJabar.id sampai di lokasi tempat tinggal Mak Erot, di sepanjang jalan terdapat plang atau papan keterangan bertuliskan "Mak Erot".

Ujang mengatakan, bisa saja pemilik tempat praktik yang memasang papan keterangan itu adalah keturunan Mak Erot.

Ia pribadi tak mempermasalahkan soal itu, karena mereka juga sama-sama mencari rezeki.

Sementara itu, untuk di luar desa, ada dua keturunan Mak Erot yang juga membuka praktik pengobatan alat vital.

Mereka adalah Bah Sukim di Kota Sukabumi dan H. Saepulloh di DKI Jakarta.

"Saat ini yang masih membuka praktek diluar kota tinggal dua orang, sisanya sudah pada kembali ke sini," ujarnya.

Ramuan Khusus

Dalam melakukan pengobatannya, Mak Erot ternyata menggunakan ramuan khusus.

Ramuan itu seperti terbuat dari kunyit dan rempah tradisional lainnya.

Selain rempah, terdapat juga cairan berwarna keemasan seperti minyak kelapa.

Kendati demikian, Ujang tidak bisa menjelaskan satu persatu nama ramuan yang digunakan untuk pengobatan.

"Ini ramuan khusus," ujarnya singkat.

Ujang menegaskan, ramuan khusus yang digunakan tidak memiliki efek samping apapun.

Ia menjamin ramuan tersebut aman digunakan.

"Tidak ada efek sampingnya. Dijamin aman," katanya. (*)

Blog Post

Related Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top

Cari Artikel

Label